Uji Manova bisa juga disebut dengan Multivariate Analysis Of Variance. Uji Manova bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh Variabel Independen yang berskala data Kualitatif (Kategorik) terhadap beberapa Variabel Dependen yang berskala data Kuantitatif (Numerik) secara simultan atau bersama-sama. Uji Manova merupakan pengembangan dari uji statistik One Way Anova, perbedaan dasarnya yaitu One Way Anova hanya menggunakan 1 Variabel Dependen, sedangkan Manova minimal 2 Variabel Dependen. Uji Manova termasuk bagian dari Statistik Parametrik, dimana asumsi normalitas data harus terpenuhi.
Uji MANOVA adalah metode statistik yang digunakan untuk menganalisis perbedaan rata-rata kelompok pada dua atau lebih variabel dependen yang saling terkait secara multivariat. Metode ini berguna ketika kita ingin membandingkan beberapa kelompok pada berbagai variabel dependen dalam satu analisis statistik. Uji MANOVA didasarkan pada asumsi bahwa kelompok-kelompok yang dibandingkan memiliki covarian yang sama dan data yang terdistribusi normal. Metode ini melibatkan perhitungan matriks kovarians dan determinan untuk menguji hipotesis tentang perbedaan rata-rata kelompok pada variabel dependen.
KELEBIHAN & KEKURANGAN UJI MANOVA
Uji MANOVA memiliki beberapa kelebihan, diantaranya :
Selain memiliki kelebihan, Uji MANOVA juga memiliki kekurangan, diantaranya :
Meskipun Uji MANOVA SPSS memiliki kelebihan dan kekurangan, namun dengan memahami dan mengikuti prosedur yang tepat serta mempertimbangkan asumsi yang terkait, Uji MANOVA SPSS dapat menjadi alat yang efektif dalam menganalisis perbedaan signifikan antara kelompok pada beberapa variabel dependen secara bersamaan.
Contoh kasus yang digunakan dalam tulisan ini adalah dimana seorang peneliti ingin mengetahui apakah terdapat pengaruh jenis pekerjaan terhadap income (penghasilan) dan jam kerja/bulan dengan menggunakan alpha 5%. Untuk menjawab hal tersebut, peneliti menggunakan uji MANOVA, dikarenakan ada 2 variabel dependen yang memiliki skala data kuantitatif dan 1 variabel independen yang memilik skala data kualitatif atau data kategorik.
Diketahui nilai Sig. Shapiro Wilk Variabel Income Karyawan sebesar 0.165 (>0.05), Income Freelencer sebesar 0.163 (>0.05) dan Variabel Income Pengusaha sebesar 0.267 (>0.05), dan selanjutnya untuk nilai sig. variabel Jam Kerja Karyawan sebesar 0.423 (>0.05), Jam Kerja Freelencer sebesar 0.612 (>0.05) dan Variabel Jam Kerja Pengusaha sebesar 0.613 (>0.05), maka bisa disimpulkan bahwa data yang digunakan berdistribusi normal dengan kata lain asumsi uji normalitas sudah terpenuhi. Penggunaan uji normalitas shapiro wilk dikarenakan jumlah data yang dipakai kurang dari 50 (<50). Setelah mengetahui bahwasanya asumsi normalitas data telah terpenuhi, maka bisa lanjut ke Uji MANOVA. Apabila ada data yang tidak berdistribusi secara normal, bisa menggunakan transformasi data.
Diketahui nilai Sig. Based On Mean pada Variabel Income sebesar 0.000 (<0.05) maka bisa disimpulkan bahwa Varian Data Tidak Homogen. Maka bisa lanjut ke Post Hoc Test makai Games Howell, dengan syarat dalam Uji MANOVA menghasilkan ada perbedaan secara signifikan.
Diketahui nilai Sig. Based On Mean pada Variabel Jam Kerja sebesar 0.897 (>0.05) maka bisa disimpulkan bahwa Varian Data Homogen. Maka bisa lanjut ke Post Hoc Test makai Bonferroni, dengan syarat dalam Uji MANOVA menghasilkan ada perbedaan secara signifikan.
Diketahui nilai Sig. Wilks Lambda sebesar 0.000 (<0.05) maka bisa disimpulkan bahwa ada pengaruh Jenis Pekerjaan terhadap Income (Penghasilan) dan Jam Kerja/Bulan secara simultan atau bersama-sama.
Diketahui nilai Sig. Variabel Jenis Pekerjaan dengan Income sebesar 0.000 (<0.05) maka bisa disimpulkan bahwa ada pengaruh Jenis Pekerjaan terhadap Income (Penghasilan) secara signifikan.
Diketahui nilai Sig. Variabel Jenis Pekerjaan dengan Jam Kerja/Bulan sebesar 0.000 (<0.05) maka bisa disimpulkan bahwa ada pengaruh Jenis Pekerjaan terhadap Jam Kerja/Bulan secara signifikan.
Pada output Post Hoc Test Pertama, kawan-kawan semua bisa fokus pada kolom Games-Howell dikarenakan asumsi homogenitas tidak terpenuhi pada Variabel Income, dengan kata lain varian data tidak homogen.
Pada output Post Hoc Test Kedua, kawan-kawan semua bisa fokus pada kolom Bonferroni dikarenakan asumsi homogenitas terpenuhi pada Variabel Jam Kerja, dengan kata lain varian data homogen.