Analisis Cluster bertujuan untuk mengelompokkan suatu objek ke dalam beberapa kelompok yang memiliki sifat berbeda antar kelompok, sehingga objek yang terletak di dalam satu kelompok akan mempunyai sifat yang relatif homogen (sama). Salah satu metode dalam Analisis Cluster yaitu, Analisis Cluster Non-Hierarki (K-Means Cluster atau C-Means). Pada Metode K-Means Cluster, jumlah cluster yang di inginkan telah di persiapkan terlebih dahulu, setelah menentukan jumlah cluster baru dilakukan proses pengelompokkan.
Analisis klaster adalah teknik dalam ilmu data yang digunakan untuk mengelompokkan objek atau data ke dalam kelompok-kelompok yang saling mirip atau serupa. Tujuan utama dari analisis klaster adalah untuk mengidentifikasi pola atau struktur yang tersembunyi dalam data tanpa adanya label kelas sebelumnya. Dengan menganalisis kesamaan dan perbedaan antara objek atau data, analisis klaster membantu dalam pemahaman yang lebih baik tentang kelompok-kelompok yang ada dan memberikan wawasan baru yang dapat digunakan untuk pengambilan keputusan.
TUJUAN UTAMA ANALISIS CLUSTER:
KELEBIHAN & KEKURANGAN ANALISIS CLUSTER K-MEANS
Analisis Cluster K-Means memiliki beberapa kelebihan, diantaranya :
Selain memiliki kelebihan, Analisis Cluster K-Means juga memiliki kekurangan, diantaranya :
Pada output diatas, kawan-kawan semua bisa fokus pada angka yang paling tinggi di tiap instrumen (Kolom Merah), angka yang paling tinggi tersebut mengindikasikan instrumen investasi masuk di suatu cluster tertentu.
Semua Instrumen Investasi memiliki Nilai Sig. (<0.05) maka bisa diartikan bahwa semua instrumen investasi dapat digunakan untuk membedakan tiap cluster.
Pada output diatas, memberikan informasi tentang jumlah responden yang masuk ke dalam beberapa Cluster.