REGRESI LINIER SEDERHANA

KONSEP DASAR REGRESI LINIER SEDERHANA

Regresi adalah metode statistika yang digunakan untuk mengetahui pengaruh antara dua atau lebih variabel. Salah satu metode yang digunakan untuk menguji pengaruh ini adalah uji regresi.

Uji regresi adalah metode statistika yang digunakan untuk mengetahui pengaruh antara variabel dependen dan variabel independen. Variabel dependen adalah variabel yang ingin ditentukan pengaruhnya, sedangkan variabel independen adalah variabel yang digunakan sebagai pemodel. Uji regresi digunakan untuk mengetahui seberapa kuat pengaruh antara kedua variabel tersebut, serta untuk memprediksi nilai dari variabel dependen berdasarkan nilai dari variabel independen.

Analisis regresi sederhana adalah metode statistik yang digunakan untuk menentukan pengaruh antara satu variabel dependen dan satu variabel independen. Skala data yang digunakan oleh variabel dependen dalam regresi sederhana yaitu data interval atau rasio. Sebelum melakukan uji regresi linier sederhana ada uji asumsi yang harus terpenuhi, diantaranya lolos uji normalitas, lolos heteroskedastisitas, lolos uji linearitas dan lolos uji autokorelasi untuk data sekunder atau data time series.

Apabila uji asumsi klasik dalam uji regresi sederhana lolos, baru bisa melakukan analisisi regresi linier sederhana yang akan memunculkan sebuah persamaan regresi. Persamaan regresi yang diperoleh dapat digunakan untuk memprediksi nilai dari variabel dependen berdasarkan nilai dari variabel independen. Biasanya digunakan rumus y=a+bx, dimana a adalah intersep, b adalah koefisien regresi dan x adalah variabel independen. Selain persamaan regresi, ada yang namanya uji hipotesis yang bisa diambil dalam uji t, dimana penarikan kesimpulan bisa menggunakan perbandingan nilai signifikansi dengan Alpha (α) yang digunakan. Ada juga yang namanya uji koefisien determinasi atau R Square yang bertujuan untuk mengetahui sumbangan pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen, biasanya nilai yang di peroleh dirubah ke dalam bentuk persentase (%).

BERIKUT CARA UJI REGRESI LINIER SEDERHANA DI SPSS

  • Siapkan tabulasi data di Excel, lalu input data atau masukan data ke SPSS pada Page Data View
  • Jangan lupa isikan juga pada Page Variable View
  • Selanjutnya lakukan analisis data, dengan cara pilih menu AnalyzeRegression Linear
  • Muncul kotak dialog, seperti ini
  • Masukan Variabel X (Independen) ke kolom Independent(s) dan variabel Y (Dependen) masukan ke kolom Dependent  lalu pilih OK
  • Keluar Output SPSS untuk Uji Regresi Sederhana
  • Kriteria Pengujian Uji T dalam Regresi Sederhana (Tabel Coefficients)
  • Nilai Sig. > 0,05 berkesimpulan Tidak Ada Pengaruh Signifikan
  • Nilai Sig. < 0,05 berkesimpulan Ada Pengaruh Signifikan
  • Interpretasi Output Uji T/Uji Hipotesis dalam Regresi Sederhana (Tabel Coefficients):

Diketahui nilai Sig. sebesar 0,000 (<0,05) maka bisa ditarik kesimpulan bahawa variabel independen berpengaruh signifikan dengan variabel dependen. Persamaan Regresi (garis warna ungu) yang di dapat sebesar 41,821 – 0,436X. Nilai Koefisien Variabel Independen (X) bernilai negatif sebesar -0,436 yang artinya jika variabel independen meningkat maka variabel dependen akan menurun, begitu juga sebaliknya.

  • Interpretasi Output Uji Koefisen Determinasi dalam Regresi Sederhana (Tabel Model Summary):

Diketahui nilai R Square sebesar 0,504  maka bisa ditarik kesimpulan bahawa variabel independen mampu memberikan sumbangan pengaruh terhadap variabel dependen sebesar 50,4% dan sisanya sebesar 49,6% dipengaruhi variabel lain diluar penelitian.

LINK VIDEO TUTORIAL AS28 GROUP

ANALISIS REGRESI LINIER SEDERHANA DENGAN SPSS

UJI ASUMSI KLASIK DALAM REGRESI LINIER SEDERHANA DI SPSS

ANALISIS REGRESI LINEAR BERGANDA DENGAN SPSS

UJI KOEFISIEN DETERMINASI SPSS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *